Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing., M.B.A

Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing., M.B.A., adalah seorang ahli penerbangan dan pengusaha keturunan Gorontalo yang lahir di Aachen, Jerman Barat, pada 16 Mei 1963. Ia adalah anak pertama dari pasangan Hasri Ainun Habibie dan B. J. Habibie, Presiden ketiga Indonesia periode 1998-1999. B. J. Habibie merupakan tokoh pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan Ketua Umum ICMI pertama selama dua periode.

Ilham menyelesaikan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi di Jerman. Ia memulai sekolah di Elementary School Windmuehlenweg, kemudian melanjutkan ke High School Hochrad, dan menyelesaikan studi teknik penerbangan di Technical University of Munich, Jerman. Di universitas ini, Ilham meraih gelar insinyur dan doktor dalam bidang teknik penerbangan dengan predikat summa cum laude.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Ilham bekerja di Boeing. Namun, karena Indonesia sedang merancang pesawat terbang yang digagas oleh ayahnya, ia diminta untuk bergabung dalam program ini. Dalam perjalanan kariernya, Ilham diangkat sebagai Direktur Marketing di PT Dirgantara Indonesia, yang sebelumnya telah meluncurkan pesawat N-250.

Pada tahun 2002, Ilham mengundurkan diri dari PT Dirgantara Indonesia dan melanjutkan karir di Grup Ilthabi Rekatama, perusahaan keluarga. Karena adiknya, Thareq Kemal Habibie, ingin mengejar bisnis lain, Ilham mengambil alih perusahaan tersebut dan memutuskan untuk belajar manajemen di School of Business, Universitas Chicago, Singapura, pada tahun 2003.

Dengan bekal pengetahuan bisnis dan teknik penerbangan, Ilham mengembangkan bisnisnya dengan pesat. Ia beberapa kali dipercaya sebagai Presiden Direktur atau CEO di perusahaan seperti PT. Global Group Asia, PT. Industri Mineral Indonesia, dan juga menjabat sebagai komisaris di beberapa perusahaan besar.

Ilham tetap berkomitmen pada visi ayahnya mengenai industri pesawat terbang. Melalui perusahaan investasinya, PT Ilthabi Rekatama, ia menanamkan modal di PT Regio Aviasi Industri, yang didirikan bersama B.J. Habibie untuk memproduksi pesawat terbang. Bersama ayahnya, Ilham mengejar proyek pesawat penumpang bermesin turboprop R-80, pengembangan dari pesawat N-250 yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2021. Pesawat ini dirancang untuk 80 penumpang dan cocok untuk penerbangan di Indonesia.

Sebagai seorang ahli, Ilham juga aktif memberikan kontribusi kepada Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). Ia pernah menjabat sebagai Ketua Presidium ICMI dari 2010 hingga 2015 dan saat ini dipercaya sebagai Ketua Dewan Pakar ICMI untuk periode 2021-2026.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top